GANTARINEWS.COM– DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat paripurna membahas tiga agenda utama, yakni pengambilan kesepakatan bersama atas Raperda Perubahan APBD setelah evaluasi Gubernur, kesepakatan RAPBD Tahun Anggaran 2027, serta penyampaian nota pengantar Bupati mengenai perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).
Rapat paripurna tersebut digelar di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (13/10/2026).
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali mengatakan, kesepakatan bersama antara DPRD dan Bupati Kabupaten Sukabumi terkait APBD Perubahan telah ditandatangani.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama Pak Bupati sudah melakukan penandatanganan kesepakatan untuk APBD Perubahan. Harapannya, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat diprioritaskan sesuai kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.
Terkait anggaran, Ia menyampaikan bahwa ada penurunan. Namun menurutnya, penurunan anggaran daerah tersebut bukan disebabkan oleh berkurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).
”Penurunan kita itu bukan dari PAD yang berasal dari daerah, tetapi ada penurunan dana bagi hasil dari provinsi. Nah, itu berimplikasi terhadap penurunan APBD kita, sekitar Rp7,4 miliar,” jelasnya.
Budi Azhar juga mengungkapkan, bahwa nilai anggaran daerah berada pada kisaran Rp4 triliun lebih, dengan jumlah yang mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.
”Kondisi tersebut perlu disikapi melalui efisiensi dan penataan kembali program kegiatan, terutama dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat yang mendesak,” tuturnya.
Budi Azhar berharap, pemerintah daerah tetap optimistis dalam menjalankan program pembangunan meskipun kapasitas anggaran mengalami penurunan. Ia menekankan, pentingnya realokasi anggaran dari kegiatan yang kurang prioritas ke program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur jalan harus tetap menjadi perhatian dalam penyusunan maupun pelaksanaan anggaran daerah. Sementara kegiatan yang sifatnya bisa ditunda dapat disesuaikan,” pungkasnya.






