Dampak Bencana, Dinas Perkim Siap Realisasikan Hunian Bagi Warga

- Admin

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GANTARINEWS.COM– Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, serta Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.

‎Pembangunan hunian tetap tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan unsur pengusaha dan komunitas sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan pascabencana serta pemulihan kehidupan masyarakat.

‎Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai aspek teknis guna mendukung kelancaran pembangunan hunian tetap tersebut.

‎”Dinas Perkim bertanggung jawab dalam aspek perencanaan teknis, desain bangunan, hingga memastikan kualitas hunian yang akan dibangun layak dan aman untuk ditempati masyarakat,” ujar Sendi, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, total hunian tetap yang akan dibangun sebanyak 166 unit, terdiri dari 100 unit di Kecamatan Palabuhanratu dan 66 unit di Kecamatan Gegerbitung. Setiap rumah akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 60 meter persegi dengan luas bangunan kurang lebih 36 meter persegi.

“Konsep hunian tetap ini mengedepankan aspek kenyamanan, keamanan, dan ketahanan bangunan, khususnya terhadap potensi bencana di kemudian hari,” jelasnya.

Menurut Sendi, desain bangunan hunian tetap telah disiapkan dan disesuaikan dengan standar teknis serta kebutuhan masyarakat terdampak. Selain itu, koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar proses pembangunan dapat berjalan tepat waktu.

“Kami terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta pihak swasta agar pembangunan hunian tetap ini dapat segera direalisasikan sesuai target,” tambahnya.

Sendi Apriadi juga mengapresiasi peran serta dunia usaha yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi.

‎”Kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha ini menjadi contoh sinergi yang sangat positif dalam upaya penanganan pascabencana dan pemulihan permukiman warga,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Persoalan Air Bersih dan Ekonomi Cilaksana Jadi Perhatian Serius Anggota DPRD Sukabumi
HUT Ke-64, Bupati Sukabumi Ajak PWRI Sinergikan Program Dengan Pemerintah
Muscab DPC IPeKB, Bupati Sukabumi Minta Terus Konsisten Berkontribusi Nyata Dalam Pembangunan Keluarga
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Haul KH. Hasan Ali Tamrin dan Umi Hj. Iis Masitoh
Sambangi Nelayan Cikangkung, Dadang Hermawan Akan Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Peringatan Hari Santri, Bupati Ajak Seluruh Santri Turut Serta Membangun Kabupaten Sukabumi
Open House Sekolah Hasil Revitalisasi, Begini Pesan Wakil Bupati Sukabumi
Bahas Tiga Agenda Utama, DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 01:08 WIB

Persoalan Air Bersih dan Ekonomi Cilaksana Jadi Perhatian Serius Anggota DPRD Sukabumi

Senin, 2 November 2026 - 12:53 WIB

Muscab DPC IPeKB, Bupati Sukabumi Minta Terus Konsisten Berkontribusi Nyata Dalam Pembangunan Keluarga

Senin, 2 November 2026 - 08:54 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Haul KH. Hasan Ali Tamrin dan Umi Hj. Iis Masitoh

Minggu, 1 November 2026 - 09:25 WIB

Sambangi Nelayan Cikangkung, Dadang Hermawan Akan Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Peringatan Hari Santri, Bupati Ajak Seluruh Santri Turut Serta Membangun Kabupaten Sukabumi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Open House Sekolah Hasil Revitalisasi, Begini Pesan Wakil Bupati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Bahas Tiga Agenda Utama, DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:37 WIB

HUT Ke-81 TNI, DPRD Kabupaten Sukabumi Menilai Sinergi TNI dan Rakyat Perlu Dipelihara

Berita Terbaru

error: Content is protected !!