GANTARINEWS.COM– Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, melaksanakan survei lokasi terdampak bencana sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan pascabencana di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses pemulihan permukiman dan infrastruktur berjalan secara terencana, bertahap, dan berkelanjutan.
Survei lapangan tersebut difokuskan pada pendataan serta penilaian tingkat kerusakan akibat bencana yang terjadi. Berdasarkan hasil awal, bencana tersebut mengakibatkan terputusnya akses jembatan penghubung antarwilayah serta menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat, sehingga memerlukan penanganan segera.
Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi menyampaikan, bahwa survei ini menjadi langkah awal dalam menentukan kebijakan dan pola penanganan yang tepat.
”Kami melakukan pendataan secara menyeluruh untuk mengetahui tingkat kerusakan yang terjadi. Hasil survei ini akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana penanganan. Khususnya terkait pemulihan rumah warga dan infrastruktur pendukung,” ujar Sendi, kepada awak media, Selasa (13/1/2026).
Ia menegaskan, Disperkim Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana melalui koordinasi lintas sektor dengan perangkat daerah terkait.
“Penanganan pascabencana harus dilakukan secara terpadu agar pemulihan permukiman masyarakat dapat segera terwujud dan aktivitas warga kembali normal,” tambahnya.
Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya memastikan setiap tahapan penanganan pascabencana berjalan sesuai dengan kebutuhan di lapangan, dengan mengedepankan prinsip tepat sasaran dan berkelanjutan demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat terdampak.***






