Lemahnya Tindakan Pemda Sukabumi, Andri Hidayana : Kasus PBB Tidak Ada Efek Jera

- Admin

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana.

GANTARINEWS.COM– DPRD Kabupaten Sukabumi menilai lemahnya tindakan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor persoalan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terus berulang. Dugaan penyelewengan di Desa Kadaleman, Kecamatan Surade, disebut sebagai bukti nyata bahwa mekanisme pengawasan tidak berjalan optimal.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana, menegaskan bahwa selama ini pemerintah hanya memberikan sanksi berupa peringatan, surat pernyataan, atau teguran kepada desa yang bermasalah.

“Kalau hari ini hanya peringatan, warning, atau surat pernyataan, itu tidak ada efek jera. Ini penyakit akut yang sudah lama terjadi,” ujar Andri usai pariurna kepada awak media, Jumat (12/9/2025).

Ia menambahkan, banyak anggota DPRD yang berlatar belakang eks kepala desa juga sepakat bahwa pola seperti ini tidak akan menyelesaikan persoalan. Kasus Desa Kadaleman bahkan memperlihatkan bagaimana pajak yang sudah ditarik dari warga tidak kunjung masuk kas daerah.

“Kasus ini membuka fakta lain, seperti di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tegalbuled, yang baru menyetorkan dua persen PBB ke kas daerah hingga pertengahan September. Ironis sekali,” ungkapnya.

Selain itu, DPRD juga mengungkap bahwa akumulasi tunggakan PBB di Kabupaten Sukabumi sudah menembus Rp200 milyar, dengan Rp35 milyar diantaranya merupakan tunggakan tahun 2025.

“Angka ini menunjukan bahwa tindakan yang diambil selama ini tidak efektif. Pemerintah harus berani mengambil langkah tegas, bukan sekadar peringatan,” tegasnya.

DPRD pun meminta Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi bersama Bapenda segera menindaklanjuti kasus ini. “Kita pastikan ini jadi atensi khusus pemerintah, agar pajak yang sudah dibayarkan masyarakat benar-benar kembali dalam bentuk pembangunan,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Rapat Paripurna, Penandatanganan Kesepakatan RAPBD Jadi APBD Perubahan 2026
Pembinaan Kepala Sekolah, Bupati Sukabumi Minta Kepentingan Peserta Didik Harus Jadi Prioritas
Rapat Paripurna, Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Raperda Perubahan APBD 2026
Rapat Paripurna, Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2026
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Pelantikan Pengurus MUI
Pimpin Upacara, Andreas Serahkan SK Remisi Kepada Ratusan Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Warungkiara
Upacara Peringatan HUT RI Ke-81, Bupati Sukabumi Ajak Masyarakat Kuatkan Kolaborasi Demi Pembangunan
Rapat Paripurna, Wakil Bupati Sukabumi Apresiasi Inisiatif DPRD Usulkan Raperda

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:56 WIB

Rapat Paripurna, Penandatanganan Kesepakatan RAPBD Jadi APBD Perubahan 2026

Selasa, 15 September 2026 - 18:45 WIB

Pembinaan Kepala Sekolah, Bupati Sukabumi Minta Kepentingan Peserta Didik Harus Jadi Prioritas

Jumat, 4 September 2026 - 14:56 WIB

Rapat Paripurna, Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Raperda Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:11 WIB

Rapat Paripurna, Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2026

Selasa, 1 September 2026 - 15:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Pelantikan Pengurus MUI

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Upacara Peringatan HUT RI Ke-81, Bupati Sukabumi Ajak Masyarakat Kuatkan Kolaborasi Demi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Rapat Paripurna, Wakil Bupati Sukabumi Apresiasi Inisiatif DPRD Usulkan Raperda

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:48 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Bahas Empat Agenda

Berita Terbaru

error: Content is protected !!