DPRD Sukabumi Tetapkan Raperda Pengakuan Masyarakat Hukum Adat, Bupati: Ini Jadi Pedoman Hukum!

- Admin

Senin, 14 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GANTARI NEWS – Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi pada Senin, 14 Oktober 2024. Agenda rapat yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD ini membahas penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat serta penyampaian nota pengantar Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Dalam penjelasannya, Bupati Marwan Hamami memaparkan bahwa Raperda tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat ini mencakup tata cara pengakuan keberadaan masyarakat hukum adat, termasuk perlindungan atas kewenangan hukum mereka. Raperda tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian mengenai subjek hukum yang berhak dalam pengakuan hak-hak dan kewenangan masyarakat hukum adat, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya alam dan hak tradisional.

“Raperda ini diharapkan dapat menjadi pedoman serta payung hukum dalam pelaksanaan pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di Kabupaten Sukabumi,” ungkap Marwan.

Selain pembahasan mengenai Raperda pengakuan masyarakat hukum adat, Bupati Marwan juga menyampaikan nota pengantar terkait Raperda APBD Tahun Anggaran 2025. Penyusunan APBD ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta mengikuti pedoman dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2024. Bupati menekankan pentingnya penyelarasan APBD daerah dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 untuk menjaga keberlanjutan dan stabilitas program-program unggulan pemerintah.

“APBN 2025 dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas, dan keberlanjutan,” jelasnya.

Acara tersebut ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD mengenai penetapan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat.***

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri, Bupati Ajak Seluruh Santri Turut Serta Membangun Kabupaten Sukabumi
Open House Sekolah Hasil Revitalisasi, Begini Pesan Wakil Bupati Sukabumi
Bantuan 100 Becak Listrik dari Presiden Prabowo, Ketua PGRI dan Kadisdik Kabupaten Sukabumi Berikan Apresiasi
HUT Ke-21 HIMPAUDI, Dinas Pendidikan Berharap Semakin Solid dan Perkuat Organisasi Dukung Kompetensi Pendidik
Bahas Tiga Agenda Utama, DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna
HUT Ke-81 TNI, DPRD Kabupaten Sukabumi Menilai Sinergi TNI dan Rakyat Perlu Dipelihara
Dukung Sukabumi Leucir, Dinas PU Perkuat Kemantapan Jalan Cipamingkis-Cikarang
Rp1,3 Miliar Digelontorkan, Dinas Pu Sukabumi Benahi Irigasi Cipamatutan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Peringatan Hari Santri, Bupati Ajak Seluruh Santri Turut Serta Membangun Kabupaten Sukabumi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Open House Sekolah Hasil Revitalisasi, Begini Pesan Wakil Bupati Sukabumi

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Bantuan 100 Becak Listrik dari Presiden Prabowo, Ketua PGRI dan Kadisdik Kabupaten Sukabumi Berikan Apresiasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:32 WIB

HUT Ke-21 HIMPAUDI, Dinas Pendidikan Berharap Semakin Solid dan Perkuat Organisasi Dukung Kompetensi Pendidik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Bahas Tiga Agenda Utama, DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Dukung Sukabumi Leucir, Dinas PU Perkuat Kemantapan Jalan Cipamingkis-Cikarang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Rp1,3 Miliar Digelontorkan, Dinas Pu Sukabumi Benahi Irigasi Cipamatutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Dua Raperda Strategis Disepakati DPRD Sukabumi, PAD dan Pelayanan Publik Jadi Perhatian

Berita Terbaru

error: Content is protected !!