Proyek Kabel Fiber Optik Telkom di Sukabumi Diduga Abaikan Keselamatan Kerja

- Admin

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GANTARI NEWS – Proyek penanaman kabel fiber optik milik Telkom Indonesia yang dilaksanakan oleh PT Silkar National di Jalur Palabuhanratu-Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga kuat mengabaikan keselamatan kerja.

Hasil pantauan awak media di lapangan, para pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang seharusnya disediakan oleh pihak pelaksana proyek.

APD yang seharusnya disediakan untuk keselamatan kerja proyek kabel fiber optik antara lain helm pengaman, sepatu safety, sarung tangan, kacamata pengaman, masker, pelindung telinga, rompi safety, dan sabuk pengaman (harness).

Selain APD, pekerja juga perlu memperhatikan penggunaan pakaian kerja yang sesuai, peralatan kerja yang aman, lingkungan kerja yang bersih dan rapi, serta mengikuti pelatihan K3.

Dengan menggunakan APD yang tepat dan memperhatikan keselamatan kerja, risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan.

“Jika hak para pekerja terkait APD ini tidak terpenuhi, hal itu berpotensi menyalahi ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja,” ujar salah satu wartawan yang meliput di lokasi proyek, Kamis, 15 Agustus 2024.

Perlu diingat, pelanggaran terhadap undang-undang ini dapat dikenakan sanksi administratif, pidana, atau denda.

Undang-undang ini menjadi dasar hukum bagi pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia, dengan tujuan menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh tenaga kerja.

Proyek kabel fiber optik milik perusahaan BUMN dalam hal ini Telkom Indonesia pada dasarnya memiliki ketentuan galian yang sama dengan proyek lainnya.

Namun, ada beberapa poin tambahan yang perlu diperhatikan, seperti perizinan yang lebih ketat, pengawasan yang lebih ketat, tanggung jawab sosial, dan koordinasi dengan instansi lain.

Selain itu, perusahaan BUMN biasanya memiliki standar dan prosedur internal yang lebih ketat terkait pelaksanaan proyek, termasuk galian kabel fiber optik.

Kontraktor harus memahami dan mematuhi standar tersebut untuk memastikan proyek berjalan lancar dan sesuai harapan.

Penting untuk diingat bahwa meskipun proyek milik BUMN, pelanggaran terhadap ketentuan galian tetap dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Oleh karena itu, kontraktor harus selalu bekerja secara profesional dan bertanggung jawab untuk menghindari masalah di kemudian hari.

Terkait hal ini, tim awak media pun sudah berusaha mencoba meminta klarifikasi kepada pihak pelaksana proyek tersebut, yakni PT Silkar National. Namun sayangnya pihak tersebut terkesan selalu menghindar.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah kepada pihak Telkom cabang Palabuhanratu, petugas di sana juga belum bersedia menjawab untuk memeberikan tanggapan.***

Berita Terkait

Muscab DPC IPeKB, Bupati Sukabumi Minta Terus Konsisten Berkontribusi Nyata Dalam Pembangunan Keluarga
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Haul KH. Hasan Ali Tamrin dan Umi Hj. Iis Masitoh
Peringatan Hari Santri, Bupati Ajak Seluruh Santri Turut Serta Membangun Kabupaten Sukabumi
Open House Sekolah Hasil Revitalisasi, Begini Pesan Wakil Bupati Sukabumi
Bantuan 100 Becak Listrik dari Presiden Prabowo, Ketua PGRI dan Kadisdik Kabupaten Sukabumi Berikan Apresiasi
HUT Ke-21 HIMPAUDI, Dinas Pendidikan Berharap Semakin Solid dan Perkuat Organisasi Dukung Kompetensi Pendidik
Bahas Tiga Agenda Utama, DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna
Revitalisasi Sekolah, Disdik Kabupaten Sukabumi Perketat Keamanan, Siswa Dilarang Masuk Area Proyek

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:53 WIB

Muscab DPC IPeKB, Bupati Sukabumi Minta Terus Konsisten Berkontribusi Nyata Dalam Pembangunan Keluarga

Senin, 2 November 2026 - 08:54 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Haul KH. Hasan Ali Tamrin dan Umi Hj. Iis Masitoh

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Peringatan Hari Santri, Bupati Ajak Seluruh Santri Turut Serta Membangun Kabupaten Sukabumi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Open House Sekolah Hasil Revitalisasi, Begini Pesan Wakil Bupati Sukabumi

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Bantuan 100 Becak Listrik dari Presiden Prabowo, Ketua PGRI dan Kadisdik Kabupaten Sukabumi Berikan Apresiasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Bahas Tiga Agenda Utama, DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Revitalisasi Sekolah, Disdik Kabupaten Sukabumi Perketat Keamanan, Siswa Dilarang Masuk Area Proyek

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:37 WIB

HUT Ke-81 TNI, DPRD Kabupaten Sukabumi Menilai Sinergi TNI dan Rakyat Perlu Dipelihara

Berita Terbaru

error: Content is protected !!