Irigasi Citepus Tak Optimal, Dinas PU Survei Kerusakan Untuk Usulan Rehabilitasi

- Admin

Kamis, 1 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GANTARINEWS.COM– Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi mulai memetakan kerusakan pada saluran Daerah Irigasi (DI) Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, yang selama ini menjadi salah satu sumber pengairan bagi lahan pertanian masyarakat.

‎Survei dilakukan untuk mengetahui titik-titik saluran yang mengalami kebocoran, retak hingga kerusakan lainnya sebagai bahan pengajuan rehabilitasi.

‎Juru DI Citepus UPTD Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Saepul Rohman, mengatakan kondisi saluran saat ini membuat distribusi air tidak optimal, terutama menuju area persawahan di bagian hilir.

‎”Kebocorannya banyak sehingga air tidak sampai ke lokasi yang membutuhkan, terutama persawahan,” kata Saepul.

‎Menurutnya, DI Citepus yang menjadi kewenangan UPTD Dinas PU Kabupaten Sukabumi memiliki panjang sekitar 3,7 kilometer. Sementara terdapat sekitar satu kilometer saluran lainnya yang berada di wilayah pertanian.

‎Dari hasil survei yang dilakukan, sekitar 30 persen bagian saluran diketahui mengalami kerusakan. Sedangkan sekitar 70 persen lainnya masih berada dalam kondisi layak.

‎Temuan tersebut menjadi dasar bagi Dinas PU untuk menyusun usulan penanganan. Titik saluran yang bocor, retak maupun mengalami kerusakan akan menjadi bagian yang diprioritaskan dalam rencana rehabilitasi.

‎”Pertama kami survei kerusakannya. Setelah itu diusulkan untuk rehabilitasi, terutama bagian yang bocor, retak, dan rusak,” ujarnya.

Kondisi saluran tersebut sebelumnya dikeluhkan petani di Kampung Cidahon, Desa Citepus. Ketua Kelompok Tani (Poktan) Mukti Tani, Dadang, menyebut pasokan air ke areal persawahan tidak lagi seperti sebelumnya.

Menurut Dadang, kondisi itu telah dirasakan petani sekitar empat bulan terakhir. Hampir 50 hektare lahan pertanian yang berada dalam layanan irigasi tersebut terdampak berkurangnya pasokan air.

“Tahun sekarang petani benar-benar mengeluh. Dari hulu sampai hilir banyak yang tidak beres, terutama karena banyak kebocoran. Biasanya musim kemarau empat bulan pun masih bisa produksi, tetapi sekarang petani benar-benar kesulitan,” ujar Dadang.

Petani sebelumnya juga telah berupaya menangani sejumlah kebocoran secara mandiri. Terpal, plastik dan material seadanya digunakan untuk menutup bagian saluran yang mengalami kebocoran.

‎Bahkan, warga sempat mengumpulkan iuran secara sukarela hingga sekitar Rp6 juta untuk melakukan perbaikan.

‎Namun, penanganan swadaya tersebut belum cukup untuk memperbaiki seluruh saluran yang mengalami kerusakan.

‎Bagi Dinas PU, hasil survei menjadi tahapan awal sebelum penanganan dilakukan. Saepul mengatakan waktu realisasi rehabilitasi belum dapat dipastikan karena usulan tersebut masih harus melalui proses lebih lanjut.

“Kami belum bisa memastikan jadwal realisasinya. Usulan penanganan sudah disampaikan dan selanjutnya menunggu proses,” ujarnya.***

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri, Bupati Ajak Seluruh Santri Turut Serta Membangun Kabupaten Sukabumi
Open House Sekolah Hasil Revitalisasi, Begini Pesan Wakil Bupati Sukabumi
Bahas Tiga Agenda Utama, DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna
HUT Ke-81 TNI, DPRD Kabupaten Sukabumi Menilai Sinergi TNI dan Rakyat Perlu Dipelihara
Dukung Sukabumi Leucir, Dinas PU Perkuat Kemantapan Jalan Cipamingkis-Cikarang
Rp1,3 Miliar Digelontorkan, Dinas Pu Sukabumi Benahi Irigasi Cipamatutan
Dua Raperda Strategis Disepakati DPRD Sukabumi, PAD dan Pelayanan Publik Jadi Perhatian
Ngalongok Dulur Dilembur, Baksos Jadi Prioritas

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Peringatan Hari Santri, Bupati Ajak Seluruh Santri Turut Serta Membangun Kabupaten Sukabumi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Open House Sekolah Hasil Revitalisasi, Begini Pesan Wakil Bupati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Bahas Tiga Agenda Utama, DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:37 WIB

HUT Ke-81 TNI, DPRD Kabupaten Sukabumi Menilai Sinergi TNI dan Rakyat Perlu Dipelihara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Dukung Sukabumi Leucir, Dinas PU Perkuat Kemantapan Jalan Cipamingkis-Cikarang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Dua Raperda Strategis Disepakati DPRD Sukabumi, PAD dan Pelayanan Publik Jadi Perhatian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Irigasi Citepus Tak Optimal, Dinas PU Survei Kerusakan Untuk Usulan Rehabilitasi

Sabtu, 19 September 2026 - 14:33 WIB

Ngalongok Dulur Dilembur, Baksos Jadi Prioritas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!