SALATIGA|GANTARINEWS.COM– Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus memperkuat komitmennya dalam membangun keluarga Indonesia yang sehat dan berdaya. Melalui sinergi dengan DPR RI, BKKBN menggelar kegiatan Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana di Kota Salatiga, Minggu (24/8/2025).
Acara yang dihadiri jajaran BKKBN, anggota DPR RI, serta masyarakat setempat ini berlangsung semarak.
Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan yang diawali doa bersama, menyanyikan Indonesia Raya, hingga lantunan Mars KB yang dipimpin oleh Ibu Jumiyati.
Tuan rumah, Ibu Nafiatin Nazila, menyampaikan harapan agar kegiatan ini benar-benar membawa manfaat bagi keluarga di Salatiga dan sekitarnya.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Eka Sulistia Ediningsih, menegaskan dua amanah besar BKKBN: meningkatkan kualitas penduduk dan menjaga keseimbangan angka kelahiran.
“Prevalensi stunting di Jawa Tengah masih 13%. Karena itu, kami mendorong masyarakat untuk merencanakan kehamilan dengan baik, menjaga kesehatan ibu dan anak, serta memastikan calon pengantin memiliki gizi yang cukup. Jangan lupa, aktiflah ke posyandu karena itu kunci pencegahan stunting,” tegas Eka.
Sesi berikutnya, RA. Nathalia Damayanti, menekankan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi perempuan. Mulai dari kebersihan organ intim, pemeriksaan payudara secara mandiri, hingga pemilihan kontrasepsi yang tepat.
“Pilihan kontrasepsi kini beragam suntik, IUD, implan, hingga metode KB pria. Yang terpenting, akses kontrasepsi harus bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelas Nathalia.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, turut memberikan pesan penting. Ia menekankan peran negara dalam memastikan generasi sehat bebas stunting, sekaligus mengingatkan masyarakat akan bahaya 4 Terlalu: terlalu muda melahirkan, terlalu tua, terlalu sering, dan terlalu dekat jarak kehamilan.
“Idealnya, usia minimal melahirkan adalah 20 tahun dengan jarak antar kehamilan minimal dua tahun. Dengan begitu, kesehatan ibu terjaga, dan anak tumbuh optimal,” pesannya.
Kegiatan fasilitasi teknis ini bukti nyata komitmen BKKBN dan DPR-RI dalam mengawal Program Bangga Kencana sebagai garda terdepan pembangunan keluarga Indonesia.
“Acaranya sendiri ditutup dengan doa bersama, sekaligus membawa harapan agar Bangga Kencana mampu mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdaya di masa depan,” tandasnya.***